Senin, 29 Juni 2009

SOLUSI TUGAS AKHIR

TA sulit? tidak! asal tahu kuncinya! mari kita diskusikan kesulitan anda! gratiiiis!

Sabtu, 27 Juni 2009

PENELITIAN YANG BAIK!!!

Penelitian yang baik adalah sebuah penelitian yang proses analisisnya setia pada teori yang digunakan. Cara memilih teori ini ada kuncinya. Harus diingat bahwa apabila kita melakukan kesalahan dalam memilih teori, penelitian yang dihasilkan tidak akan mencapai kesesuaian antara permasalahan yang akan dibahas, proses eksplanasi, dan kesimpulan yang dihasilkan. Artinya, penelitian yang baik adalah terjalinnya kesesuaian antara ketiga hal tersebut.

Untuk mendapatkan penelitian yang baik, kiranya perlu memperhatikan kesimpulan Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra dalam pengukuhan guru besarnya bahwa:

Sebuah Paradigma paling tidak harus memiliki 9 unsur:

1. Asumsi Dasar.

2. Nilai-nilai

Keduanya biasanya disampaikan secara implisit (dalam latar belakang masalah).

3. Masalah yang ingin diselesaikan (Rumusan Masalah).

4. Model.

5. Konsep.

6. Metode Penelitian.

7. Metode Analisis.

8. Hasil Analisis.

9. Etnografi (Laporan Penelitian).

KUNCI JITU MENGHASILKAN PENELITIAN YANG BAIK

Kesulitan yang lazim dijumpai oleh mahasiswa dalam menyelesaikan studi adalah dalam rangka mengerjakan atau menmmyelesaikan tugas akhirnya. Kesulitan ini pada umumnya karena yang bersangkutan belum atau tidak mengetahui apa yang harus dilakukan terhadap objek kajiannya, atau seringkali juga terjadi salahperlakuan terhadap objeknya. Oleh karena itu setiap peneliti harus mengetahui KUNCI PENELITIAN agar mampu menghasilkan sebuah penelitian yang baik.

Untuk mendapatkan penelitian yang baik, menurut saya terdapat tiga langkah jitu, yaitu:

1) Menentukan masalah penelitian.

2) Memilih teori yang digunakan dan merumuskannya kembali.

3) Menerapkan dengan setia dalam proses analisisnya.

Menentukan masalah penelitian:

  • Masalah penelitian, paling tidak secara implisit sudah harus dikemukakan dalam latar belakang penelitian.
  • Masalah harus original, belum ada yang meneliti. Di sinilah peranan tinjauan pustaka. Oleh karena itu sebelum melakukan penelitian harus membaca hasil-hasil penelitian yang objeknya sama dengan penelitian yang akan kita lakukan.
  • Kita harus mengenali secara baik mengenai masalah yang akan kita kaji dengan cara mengasumsikan masalah yang dihadapi dan mencari modelnya. Antara model dan asumsi harus sesuai.

Memilih teori:

  • Harus dipahami secara baik mengenai karakter teori: bahwa setiap teori selalu memiliki asumsi dan model serta landasan cara kerja sendiri-sendiri.
  • Teori yang dipilih harus sesuai dengan asumsi dan model dalam latar belakang dan masalah penelitian.
  • Apabila memadukan dua teori atau lebih, harus memilih teori yang asumsi, model serta landasan kerjanya tidak bertentangan (bersesuaian). Contoh: teori yang landasan kerjanya historikal jangan dipadukan dengan yang ahistorikal. Teori yang positivisme jangan dipadukan dengan yang negativisme; karena akan berjalan sendiri-sendiri.
  • Perpaduan beberapa teori harus dirumuskan kembali menjadi satu kesatuan teori sebagai landasan kerja dalam analisis.

Menerapkan dengan setia landasan teori yang telah dirumuskan.

  • Mengikuti dengan baik mengenai strategi dan langkah-langkah analisis dari teori yang digunakan.
  • Jangan mencoba menggunakan cara analisis selain yang telah dirumuskan, akibatnya akan melebar dan tidak fokus.

Dengan tiga kunci ini Insya Allah akan mampu menghasilkan penelitian yang baik.

Semoga bermanfaat!!!! Selamat bekerja!!!!!

Jumat, 26 Juni 2009

KONSULTASI TUGAS AKHIR

Bagi rekan-rekan mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 yang menemui jalan buntu dalam menyelesaikan tugas akhirnya, silahkan konsultasi dengan kami, kami siapmembantu.